Teaching Factory di SMK Negeri 1 Kota Bekasi

Category: Akademik
Published on 15 February 2018
Written by Super User Hits: 74

 

Pentingnya penyediaan sumberdaya manusia (SDM) yang terampil diwujudkan pemerintah melalui kebijakan peningkatan mutu pendidikan kejuruan yang memberi perhatian pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengembangan SMK saat ini mulai bergerak dari orientasi pasar tenaga kerja lokal kepada pasar tenaga kerja ASEAN menyambut masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), serta mempersiapkan para lulusan dengan pembekalan karakter kewirausahaan (entrepreneurship). Penerapan teaching factory  di SMK merupakan wujud dari salah satu upaya Direktorat Pembinaan SMK untuk lebih mempererat kerjasama atau sinergi antara SMK dengan industri.

Menurut Kuswantoro (2014), teaching factory menjadi konsep pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pengetahuan yang diberikan sekolah dan kebutuhan industri. Teaching factory merupakan pengembangan dari unit produksi yakni penerapan sistem industri mitra di unit produksi yang telah ada di SMK. Unit produksi adalah pengembangan bidang usaha sekolah selain untuk menambah penghasilan sekolah yang dapat digunakan dalam upaya pemeliharaan peralatan, peningkatan SDM, dll juga untuk memberikan pengalaman kerja yang benar-benar nyata pada siswanya. Penerapan unit produksi sendiri memiliki landasan hukum yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 pasal 29 ayat 2 yaitu "Untuk mempersiapkan siswa sekolah menengah kejuruan menjadi tenaga kerja, pada sekolah menengah kejuruan dapat didirikan unit produksi yang beroperasi secara profesional."

Pembelajaran melalui teaching factory bertujuan untuk menumbuh-kembangkan karakter dan etos kerja (disiplin, tanggung jawab, jujur, kerjasama, kepemimpinan, dan lain-lain) yang dibutuhkan DU/DI serta meningkatkan kualitas hasil pembelajaran dari sekedar membekali kompetensi (competency based training) menuju ke pembelajaran yang membekali kemampuan memproduksi barang/jasa (production based training).

Hubungan kerjasama antara SMK dengan industri dalam pola pembelajaran Teaching Factory akan memiliki berdampak positif untuk membangun mekanisme kerjasama (partnership) secara sistematis dan terencana didasarkan pada posisi tawar win-win solution. Penerapan pola pembelajaran Teaching Factory merupakan interface dunia pendidikan kejuruan dengan dunia industri, sehingga terjadi check and balance terhadap proses pendidikan pada SMK untuk menjaga dan memelihara keselarasan (link and match) dengan kebutuhan pasar kerja.

 

Uji Kompetensi SMK Negeri 1 Kota Bekasi

KOTA – Ujian praktik beberapa SMK sudah melaksanakannya. Jadwal ditentukan dari pihak sekolah masing-masing sesuai jurusannya. Waktunya hampir dua minggu karena dibagi sesuai rombong belajar (rombel).

 Seperti SMK Negeri 1 Kota Bekasi. Saat ini masih berlangsung ujian praktik. Salah satunya jurusan Busana Butik.

Menurut Kepala Sekolah H. I Made Supriatna, S.Pd, M.Si, ujian ini sebagai syarat untuk pemenuhan kelulusan ujian nasional (unas).

saat ini ada 8 Kompetensi Keahlian yang melaksanakan uji kompetensi serentak. Hal ini untuk mempersiapkan fokus siswa pada agenda kegiatan selanjutnya yakni USBN dan UNBK.

Sebagaimana kebiasaan di SMK Negeri 1 Kota Bekasi, setiap tahun selalu mempersiapkan siswa nya dalam menghadapi ujian nasional. Beberapa langkah yang diambil adalah dengan mengadakan beberapa kali tryout, pendalaman materi serta tindakan-tindakan yang berkaitan dengan persiapan Ujian Nasional seperti siswa sudah dilarang untuk aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, mengajak serta orang tua untuk mengawasi proses belajar peserta didik selama di rumah, kunjungan ke rumah oleh guru dan walikelas untuk memberikan bimbingan konseling pada siswa yang mulai kendur semangatnya. - Agus Wibowo

 

SMKN 1 KOTA BEKASI LAKSANAKAN TRYOUT 1

Category: Akademik
Published on 27 January 2018
Written by Agus Wibowo Hits: 269

SMK Negeri 1 Kota Bekasi melaksanakan Tryout UNBK 2018 Tahap 1 secara Online, Sebanyak 529 siswa mengikuti Tryout tersebut. Tujuan diadakannya tryout ini adalah agar siswa kelas 12 terbiasa dengan tampilan antar muka Aplikasi CBT UNBK, sehingga pada saat pelaksanaan UNBK nanti, siswa sudah terbiasa dengan Aplikasi CBT tersebut.

Rencananya tryout seperti ini akan dilaksanakan sebanyak 3 kali, disamping serangkaian simulasi yang diadakan oleh puspendik dan Tryout dari perguruan tinggi. Ini sebagai langkah SMK Negeri 1 Kota Bekasi menyiapkan peserta didiknya untuk menghadapi UNBK 2018.

 

Tips Menghadapi UNBK

Category: Akademik
Published on 30 January 2018
Written by Super User Hits: 198

1. Baca Ulang Materi Pembelajaran

Pastinya, saat UNBK kamu akan menghadapi soal-soal dari materi yang telah dipelajari di kelas. Oleh sebab itu, kamu harus membaca ulang materi-materi yang telah dipelajari.

Fungsinya tentu untuk menyegarkan ingatanmu akan materi pembelajaran. Setelah sekian lama belajar, pasti ada saja materi pembelajaran yang kamu lupa. Dengan membaca ulang materi pembelajaran maka kamu akan kembali ingat materi tersebut.

Membaca ulang materi itu kiranya harus dimulai dari pelajaran terakhir yang dipelajari di kelas. Setelah kamu sudah memahami materi tersebut, barulah pelajari materi-materi lampau. Jangan sampai kamu tidak mempelajarinya karena kemungkinan materi lama akan muncul dalam soal UNBK.

Kalau kamu membutuhkan materi tambahan, kamu bisa dapatkan di Quipper Video. Ada banyak materi tambahan di Quipper Video yang dapat memantapkan pengetahuanmu.

2. Mengadaptasikan Diri dengan Komputer

Namanya UN online pastinya dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Oleh sebab itu, kamu harus sudah bisa menguasai penggunaan komputer. Kamu pun harus tahu istilah-istilah komputer.

Untuk itu, mulai dari sekarang kamu sudah harus terbiasa menggunakan komputer. Mulailah mempelajari penggunaan komputer. Mulai dari cara menyalakannya hingga melengkapi pengetahuan akan istilah komputer.

Ada beberapa hal yang harus kamu kuasai. Pertama ialah cara login. Sebab, untuk mengikuti UNBK, kamu harus bisa login pada laman khusus. Kamu harus sudah mengetahui mekanisme login UNBK. Cari informasi mengenai pelaksanaan UNBK terdahulu, baik itu dari guru maupun dari kakak kelas yang sudah lulus.

Kedua,kamu sudah memahami istilah komputer. Berbagai pengetahuan istilah komputer bisa kamu ketahui dari banyak sumber. Coba-cobalah searching agar kamu tidak gagap saat mendapat penjelasan pelaksanaan UNBK saat pelaksanaannya nanti.

Dan, terahir, terbiasalah dengan layar komputer. Hal ini sangat penting karena akan berkaitan dengan stamina kamu saat pengerjaan soal. Jangan sampai mata kamu letih saat mengerjakan UNBK nantinya.

3. Mempersiapkan Fisik dan Mental

Persiapan fisik cukup penting kalau kamu ingin mendapatkan hasil maksimal pada pelaksanaan UNBK 2018 nanti. Untuk itu, kamu harus menjaga kesehatan dan kebugaranmu. Kalau kamu senang berolahraga, gunakan hobi kamu tersebut untuk menjaga kebugaran.

Selain itu, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, latihlah kekuatan stamina mata. Jangan sampai mata kamu cepat lelah saat menatap layar komputer.

Untuk melatihnya, kamu jangan ngoyo dan memaksakan diri menatap terlalu lama layar komputer. Cukup membiasakan diri dengan pancaran cahaya dari layar. Kalau kamu menatap terlalu lama layar komputer tentunya akan berdampak negatif, salah satunya ialah mengurangi daya penglihatanmu.

Tak lupa, kamu juga harus menjaga kesehatan saat menjelang waktu pelaksanaan UNBK. Jangan sampai kamu sakit dan tidak bisa mengikuti UNBK ya guys!

Begadang Demi Belajar Ujian Nasional? Ini Tips Belajar Efektif Tanpa Harus Begadang!

Persiapan mental juga tidak kalah penting lho! Sebab, kalau mental kamu tak terlatih maka akan menyebabkan kepanikan saat pelaksanaan UNBK.

Melatih mental untuk menghadapi UNBK cukuplah mudah. Pertama, kamu harus terbiasa bersikap tenang dalam situasi apapun. Ketika kamu panik, biasakan untuk menarik nafas panjang dan menghembuskan nafas perlahan. Melakukan itu pastinya akan membuat kamu lebih tenang.

Selanjutnya, latihlah kepercayaan dirimu. Untuk melatihnya, kamu cukup membiasakan diri yakin akan apapun yang kamu kerjakan. Dengan sering melatih kepercayaan dirimu maka kamu akan terbiasa tenang dan yakin ketika mengerjakan suatu hal.

Jadi, persiapan fisik dan mental cukup penting untuk menghadapi UNBK 2018. Kalau kamu tidak melakukan persiapan itu, maka kamu akan panik dan lelah saat pelaksanaan UNBK.

4. Seringlah Mengerjakan Latihan Soal

Nah, inilah persiapan wajib yang jangan sampai kamu lakukan. Tanpa melakukan latihan soal pastinya kamu tidak akan siap menghadapi ragam soal yang muncul.

Latihan soal itu akan memberikan banyak insight ragam soal yang mungkin keluar saat UNBK. Sering menghadapi latihan soal maka kamu bisa memprediksi materi apa saja yang muncul nanti.

Selain itu, latihan soal akan memberikan kamu kesempatan untuk menyusun strategi dalam mengerjakan soal. Strategi itu akan membantu kamu memaksimalkan waktu pengerjaan soal sehingga tidak ada waktu yang terbuang hanya untuk mengerjakan satu soal.

 

Penulis: Muhammad Khairil

 

PENERAPAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI

Category: Akademik
Published on 23 January 2018
Written by Super User Hits: 225

Dalam era globalisasi ini teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkembang pesat, yang memaksa dunia pendidikan harus mengadakan inovasi yang positif untuk kemajuan pendidikan dan sekolah. Salah satu fungsi teknologi pendidikan adalah dapat merubah cara pembelajaran yang konvensional menjadi non konvensional. Dalam rangka innovative school, sekolah harus merespon perkembangan teknologi yang semakin canggih yang menyediakan segudang ilmu pengetahuan. Pembelajaran di sekolah perlu menggunakan serangkaian peralatan elektronik yang mampu bekerja lebih efektif dan efisien. Walaupun demikian peran guru tetap dibutuhkan di kelas, sebagai desainer, motivator, dan pembimbing yang vital dan urgen keberadaannya dalam proses belajar mengajar.

Teknologi merupakan suatu kebutuhan menuju “innovative school” karena dengan penggunaan teknologi diharapkan adanya peningkatan mutu belajar/mengajar, peningkatan produktifitas/ efisiensi dan akses, peningkatan sikap belajar yang positif, pengembangan profesional/staf, dan adanya peningkatan profil/pengenalan. Kelima hal tersebut merupakan kebutuhan yang menjadi dasar perlunya penerapan teknologi di sekolah. Dengan demikian diharapkan sekolah mengalami perubahan-perubahan yang sesuai dengan tuntutan global tetapi tetap searah dengan visi dan misinya yang dikorelasikan dengan kebutuhan sekolah dan daerah. (Abd. Hayyi, 2011)

Untuk menyesuaikan hal tersebut, SMK Negeri 1 Kota Bekasi juga turut mengembangkan teknologi dalam pembelajarannya, pendekatan secara teknologi dilakukan oleh guru-guru yang mengajar dikelas. Sarana penunjang seperti Infocus dana Capacitive Board tersedia di beberapa titik pembelajaran.