Berita Sekolah

Berita Sekolah (26)

Monday, 07 October 2019 00:00

Sosialisasi Jabar Masagi

Written by

Bekasi, Selasa 07 Oktober 2019 , SMKN 1 Kota Bekasi telah melaksanakan kegiatan  JABAR MASAGI yang di buka oleh Kepala SMKN 1 Kota bekasi ( Drs. SUGIYONO . MM ), adapun tujuan kegiatan tersebut adalah menerapkan karakter budaya yang ada di Jawa Barat agar bias diterapkan di sekolah- sekolah,khususnya di SMKN 1 Kota Bekasi .

Kegiatan tersebut juga diisi oleh Narasumber dari Dinas Pendidikan Jawa Barat ( Ibu. WEI HAN ), kegiatan JABAR MASAGI ini meliputi kegiatan seperti , Salam Sabrang dan Diskusi Interaktif antara Narasumber dengan perserta dalam hal ini guru dan siswa .

Bekasi, 30 September 2019

ada yang berbeda pada upacara kali ini, beberapa personil dari Polres Bekasi Kota tampak hadir di lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kota Bekasi.

Dalam rangka penyampaian program-program kepolisian, Polres Bekasi Kota menyambangi SMK Negeri 1 Kota Bekasi untuk bertindak sebagai inspektur upacara bendera pada hari senin. Dalam sambutannya, inspektur upacara menyampaikan perlunya bagi siswa menjaga semangat belajar, tidak perluu terpengaruh dengan isu-isu yang membuat siswa SMK Negeri 1 Kota Bekasi terseret kedalam kasus yang bisa saja siswa tersebut tidak mengerti esensi permasalahan yang sedang terjadi.


Bekasi, 24 September 2019 . Peserta didik SMK Negeri 1 Kota Bekasi berhasil menjuarai olimpiade mikrotik untuk wilayah jabodetabek. Perlombaan yang diadakan di Universitas Multimedia Nusantara pada hari selasa 24 September 2019 berhasil dimenangkan oleh Peserta didik SMK Negeri 1 Kota Bekasi yang diwakili oleh Ardiansyah Maulana dan Dean Vitola Rayhan dengan skor 105.

Pemenang dari regional akan berkompetisi pada Olimpiade Mikrotik Nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober 2019 di Ballroom Sunset Road Hotel, Jl. Pura Mertasari Sunset Road, Pemogan, Denpasar Selatan, Badung Regency, Bali 80361.

Wednesday, 14 August 2019 15:33

SMK Negeri 1 Kota Bekasi peringati hari Pramuka

Written by

Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 56, Senin (14/8), siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Bekasi menggelar upacara bendera. Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta mengenakan seragam pramuka.

Pramuka adalah kependekan dari Praja Muda Karana. Organisasi Pramuka juga terdapat di SMK Negeri 1 Kota Bekasi yang bertujuan untuk melatih fisik, mental dan spiritual para pesertanya dan mendorong mereka untuk melakukan kegiatan positif di masyarakat.

Hal yang mendasari SMK Negeri 1 Kota Bekasi mengadakan upacara peringatan Hari Pramuka di setiap tahunnya yaitu sebagai wadah pengembangan sikap peduli terhadap jasa para pahlawan di Indonesia dan menjadikan anak didik sebagai Generasi Pemuda Indonesia yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik di kemudian hari.

Pada tanggal 10 s.d. 12 Juli 2019, SMK Negeri 1 Kota Bekasi menggelar agenda Kegiatan In House Training (IHT) tentang Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 dengan tema "Menyatukan langkah untuk mewujudkan kegiatan belajar yang berkualitas dan kekinian". Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah dan semua guru mata pelajaran.

Monday, 17 June 2019 09:42

Lanjutan Pemasan Tamatan dan Magang ke Jepang

Written by

Lanjutan :

C.   Pemasaran Tamatan  dan Magang ke Jepang

      

Sunday, 16 June 2019 17:52

Lanjutan

Written by

Lanjutan  INfrastruktur    :

 

 

 

VI.    INFRASTRUKTUR PENUNJANG.

Untuk mencapai semua tujuan Mutu Pendidikan SMK Negeri 1 Kota Bekasi sarana penunjang harus mengikuti setiap Program yang telah ditentukan agar tecapai semua tujuan sasaran mutu. Program Keahlian Teknik Pengelasan mempunyai sarana penunjang yaitu :

1.   Bengkel / Workshop SMAW ( Las Busur Manual/ Las Listrik ) dan GTAW ( Las TIG / Las Argon )

      Untuk bengkel SMAW sarana penunjangnya boleh dikatakan 90% sudah memadai, diantaranya :

a.  Mesin Las Listrik / SMAW dengan speksifikasi 800 Ampere,  1 Phase, Merk Miller  :  2 Unit 

b.  Mesin Las Listrik / SMAW dengan speksifikasi  800 Ampere,  3 Phase, Merk WIM  :  8 Unit 

c.  Pemanas Elekroda / Dryer Heater speksifikasi  1 phase, suhu max 500 oC, capasity 30 kg  :  2 Unit.

d.  Googing / Alat potong gas dengan memakai O2 dan Asetelin, speksifikasi semi otomatis, tebal potong 30 mm  :  2 Unit.

e.  Alat Potong Pipa / Pipe Circle Cutting Machine, speksifikasi otomatis, memakai gas Elpiji, tebal potong 30 mm  :  1 Unit.

e.  Plasma Cutting / Alat potong busur nyala dengan tekanan angin, 1 phase, tebal potong 20 mm  :  2 Unit.

f.  Bending Test / Pengujian hasil Lasan, spesifikasi kapasitas tekan 3 ton, tebal max material 20 mm  : 1 Unit

g. Peralatan dan perlengkapan lain seperti mesin gerinda tangan, tang, safety equitment/peralatan keamanan dan lain sebagainya sudah memadai untuk pelaksanaan praktek siswa dalam proses belajar.

      Untuk bengkel Las Argon/ Las TIG / GTAW sarana penunjangnya boleh dikatakan 80% sudah memadai, diantaranya :  

a.  Mesin Las Argon / GTAW dengan speksifikasi 200 Ampere,  1 Phase, Inverter  :  4 Unit 

b.  Mesin Las Argon / GTAW dengan speksifikasi  400 Ampere,  3 Phase, Merk Krisbow  :  4 Unit 

c.  Mesin Pendingin Mesin Las TIG / Water Cooler, speksifikasi  1 phase, 300 Ampere, capasity 10 liter  :  3 Unit.

d.  Tabung Argon, spesifikasi tinggi 150 cm, capasity 20 kg  : 6 bh.

e.  Kompressor, spesifikasi  1 phase, Pressure 10 Bar, Capasitas tangki 60 liter, Air Displacement 80 L/min  :  1 Unit

f.   Peralatan dan perlengkapan lain seperti mesin gerinda tangan, tang, safety equitment/peralatan keamanan dan lain sebagainya sudah memadai untuk pelaksanaan praktek siswa dalam proses belajar.

Disamping itu Power Suplay/ Suplai Listrik dari PLN mempunyai gardu sendiri untuk Program Teknik Pengelasan, karena listrik jadi salah satu Infastruktur/sarana prasarana vital untuk mengoperasikan mesin-mesin las dalam proses belajar mengajar terutama di waktu Praktek di Bengkel.

 

2.     Bengkel / Workshop GMAW ( Las Gas Metal / MIG-MAG ).

      Khusus untuk Bengkel Las CO / GWAM SMK Negeri 1 Kota Bekasi BERSTANDART INDUSTRI, karena kita dapat bantuan CSR PT. United Tractors Pandu Engineering, Cikarang Bekasi berupa Rehabilitasi Bengkel menjadi Bengkel Berstandart Industri, yang baru saja di Resmikan pada tanggal :  3 Mei 2019 dalam bentuk LINK AND MATCH termasuk di dalamnya PEMBENTUKAN KELAS INDUSTRI. Dimana Standart Praktek dan Prosedurnya di sesuaikan dengan Standart Industri baik dari Kualitas Kerja Peserta Didik maupun Kuantitas Jam Praktek dan Materialnya. SKM Negeri 1 Program Keahlian Teknik Pengelasan di Suport dalam Sistem Pendidikan, Soft Skill peserta Didik (Minimal 1 x 3 bulan ada pihak perusahaan yang mengajar lansung ke peserta didik) dan termasuk Sarana Praktek untuk mencapai Kompetensi siswa/peserta didik sesuai yang di  inginkan perusahaan, yaitu SIAP PAKAI.

Prasasti Bantuan CSR di tanda tangani oleh Komisaris PT. United Tractors Pandu Engineering, Bapak IR. HILMAN RISAN dan Kepala SMKN 1 Kota Bekasi Bapak Drs. SUGIYONO. MM, beserta penanda tanganan MOU Link And Match Kurikulum Standart Industri. 

          

     Menyanyikan Lagu Indonesia Raya.                              Penanda tanganan MOU Link And Match antara Kepala Sekolah SMKN1 dan Direktur PT. United Tractors Pandu Engineering ( PT. UTPE - Patria )

 

                  

             Prasasti Bantuan CSR PT. UTPE,                             Foto Bersama Segenap Pimpinan, Pejabat PT. UTPE     Bengkel "Standart Industri" Teknik Pengelasan SMKN1           Uji Coba Mesin Las oleh siswa

        

    Foto Bengkel "Standart Industri" Teknik Pengelasan jelang peresmian, foto bersama jelang perpisahan foto bersama para Pimpinan PT. UTPE dan foto Bersama dengan Guru SMKN1 Kota Bekasi

 

     Untuk bengkel Las Gas Metal / GMAW sarana penunjangnya boleh dikatakan 99% sudah memadai, diantaranya :

a.  Mesin Las Busur Metal / GMAW dengan speksifikasi 800 Ampere,  3 Phase, Merk OTC  :  5 Unit 

b.  Mesin Las Busur Metal / GMAW dengan speksifikasi  800 Ampere,  3 Phase, Merk Krisbow  :  5 Unit 

c.  Tabung CO, dengan speksifikasi tinggi 150 cm, capasitas tabung 20 kg, tekanan 10 Bar  :  10 buah.

e.  Plasma Cutting / Alat potong busur nyala dengan tekanan angin, 1 phase, tebal potong 20 mm  :  2 Unit.

f.  Bending Test / Pengujian hasil Lasan, spesifikasi kapasitas tekan 3 ton, tebal max material 20 mm  : 1 Unit

g.  Peralatan dan perlengkapan lain seperti mesin gerinda tangan, tang, safety equitment/peralatan keamanan dan lain sebagainya sudah memadai untuk pelaksanaan praktek siswa dalam proses belajar.

     Di bengkel GMAW semua mesin las tersebut di operasikan semua setiap kali praktek, dengan demikian akan menambah jam praktek siswa yang sebelumnya hanya dari 0,6 jam/siswa/pekan, menjadi 3,5 jam/siswa/pekan, sehingga rasio mesin dengan jumlah siswa 1 : 3. Dengan rasio perbandingan yang makin kecil 1 : 3 dan penambahan jam belajar yang cukup besar  kita Optimis akan kualitas tamatan Kelas Industri ini akan tercapai sesuai harapan. 

Semoga SMKN1 Kota Bekasi Tetap Jaya..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sunday, 16 June 2019 17:52

Lanjutan

Written by

 Lanjutan  Mata Pelajaran yang dipelajari 

          ( Penempatan setelah alenia (Weding Standart) )

 

Keterangan :  1. Untuk Sambungan Sudut Plat dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :

1F  =  Posisi pengelasannya di bawah tangan ( Under Hand )

2F  =  Posisi pengelasannya di mendatar  ( Horizontal )

3F  =  Posisi pengelasannya di tegak  ( Vertikal )

4F  =  Posisi pengelasannya di atas kepala ( Over Head )

     2. Untuk Sambungan Tumpul Plat dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :

1G  =  Posisi pengelasannya di bawah tangan ( Under Hand )

2G  =  Posisi pengelasannya di mendatar  ( Horizontal )

3G  =  Posisi pengelasannya di tegak  ( Vertikal )

4G  =  Posisi pengelasannya di atas kepala ( Over Head )

    3. Untuk Sambungan Tumpul Pipa dengan Pipa, ada beberapa posisi sbb :

1G  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa mendatar, benda/pipanya dapat diputar ( Under Hand )

2G  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa vertikal, benda pipanya diam ( Horizontal )

5G  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa vertikal, benda/pipanya tidak dapat diputar ( Vertikal melingkari pipa )

6G  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa miring 45o, benda/pipanya tidak dapat diputar ( Oval diagonal )

   4. Untuk Sambungan Sudut Pipa dengan Plat, ada beberapa posisi sbb :

1F / 1FR  =  Posisi pengelasannya sudut pipa dengan plat, posisi pengelasan mendatar, benda/pipanya dapat diputar ( Under Hand )

2F / 2FR  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa dengan plat, posisi pengelasan vertikal dan melingkar, benda pipanya diam ( Horizontal )

5F / 5FR  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa dengan plat, posisi pengelasan vertikal melingkar, benda/pipanya tidak dapat diputar ( Vertikal melingkari pipa )

6F / 6FR  =  Posisi pengelasannya sumbu pipa dengan plat, sumbu pipa miring 45o, benda/pipanya tidak dapat diputar ( Oval diagonal )

 

 

 

Sunday, 16 June 2019 12:49

Sasaran Mutu Teknik Pengelasan

Written by

 Sasaran Mutu Peserta Didik atau Tamatan SMK Negeri 1 Kota Bekasi Khususnya Teknik Pengelasan adalah :

1.  Membekali peserta didik/tamatan yang sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional, yaitu melahirkan tamatan yang berkarakter yaitu : Regilius, Jujur, Disiplin, Toleransi, Kerja keras, Kreatif, Mandiri, Tanggung jawab, Responsibility, Komunikatif dsb.

2.  Membekali peserta didik/tamatan yang mempunyai kompetensi yang tinggi sesuai dengan target kurikulum Program Keahlian Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Kota Bekasi secara maksimal.

3.  Membekali peserta didik/tamatan dengan kemandirian yang bisa jadi bekal untuk mereka berdiri di atas kaki sendiri atau berwirausaha sendiri, menciptakan lapangan kerja sendiri yang merupakan bagian dari problem solving terhadap masyarakat sekitarnya.

4.  Berupaya keras mengantarkan peserta didik untuk berprestasi dalam bidangnya, baik di tingkat Propinsi, Nasional maupun tingkat Internasional.

5.  Menjembatani/mengantarkan peserta didik/tamatan untuk mewujudkan cita-citanya apakah itu untuk memasuki Dunia Kerja/ Industri atau bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya.

Page 1 of 2