Agus Wibowo

Agus Wibowo

kota Bekasi – Hari santri Nasional merupakan sebuah hari untuk memperingati peran besar kaum kiyai dan kaum santri dalam perjuangannya melawan penjajah yang bertepatan dengan resolusi jihad dari KH.Hasyim Asy'ari pada tanggal 22 Oktober 1945. "Itulah alasan yang mendasari kenapa Hari Santri Nasional ditetapkan melalui Keppres nomor 22 tahun 2015 (tanggal 22 Oktober 2015), yang sebelumnya Presiden Jokowi berpendapat pada tanggal 1 Muharram,".

Peringatan hari santri tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Bekasi hari senin 22 Oktober 2018, para guru dan peserta didik melaksanakan upacara dengan suasana yang penuh khidmat, mengheningkan cipta mensyukuri nikmat kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pejuang dan juga para santri yang ikut turun membela tanah air.

Monday, 15 October 2018 08:36

Viera Selection Test 2018

 

SMK Negeri 1 Kota Bekasi melaksanakan Seleksi Tes VIERA 2018 yang diselenggarkaan oleh Direktorat Pembinaan SMK. Peserta seleksi tes VIERA hari ini diikuti oleh 176 orang yang terdistribusi menjadi 2 sesi dengan menggunakan 3 ruang lab komputer yang tersedia. Sebelum mengikut seleksi tes, peserta didik telah melaksanakan latihan tes VIERA beberapa waktu lalu sehingga mereka dapat mengetahui teknik pelaksanaan sesungguhnya.

Monday, 01 October 2018 07:19

Perbedaan TOEIC dan TOEFL

 

Acara penerimaan studi banding SMKN 1 Lelea Kab IndramayuRabu 8 Agustus 2018, SMK Negeri 1 Kota Bekasi menerima kunjungan kerja dari SMK Negeri 1 Lelea Kab Indramayu. Kunjungan itu bertujuan untuk mempelajari penerapan Sistem Pembelajaran berbasis Teaching Factory yang sudah dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Bekasi, dalam acara penyambutan, Kepala SMK Negeri 1 Kota Bekasi, Drs. SUGIYONO, MM memberikan paparan singkat tentang sejarah Sekolah dan Penerapan Pembelajaran Berbasis Teaching Factory yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Bekasi.

Dalam sambutan, Kepala SMK Negeri 1 Lelea Kab Indramayu menyampaikan bahwa maksud kedatangan dirinya beserta tim adalah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pembelajaran berbasis Teaching Factory melalui diskusi , kunjungan dan pengamatan ke Sekolah yang sudah mengimplementasikan Teaching Factory lebih dulu. Karena sebelum nya, tim guru dari SMK Negeri 1 Kota Bekasi sekaligus sebagai pengembang Teaching Factory dari Direktorat PSMK yakni Bapak Kosim Komarudin, S.Pd dan Bapak Barata Antariksa, S.Si sebelumnya menjadi narasumber pada acara penerapan pembelajaran teaching factory yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Lelea Kab Indramayu.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Bekasi, Drs. Sugiyono, MM, dalam sambutannya menyatakan bahwa penerapan Teaching factory adalah sesuai dengan nafas dunia SMK dan diharapkan mampu memberikan kegiatan pembelajaran yang tuntas serta mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan yang dimaksud oleh sistem pembelajara TEFA tersebut.

Dalam diskusi itu dibahas beberapa isu penting, seperti pelaksanaan Teaching Factory, Mensiasati penjadwalan serta bagaimana merencanakan skema pembelajaran yang sesuai pada teaching factory tersebut.

Kunjungan tim dari SMK Negeri 1 Lelea Kab Indramayu diakhiri dengan kunjungan ke bengkel praktik yang ada di setiap kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Kota Bekasi.

SMK Negeri 1 Kota Bekasi menjadi tuan rumah dalam Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) Tingkat Kota Bekasi tahun 2018. Lomba tersebut dibuka langsung oleh Pengawas SMK, Bpk H. Mumu Untung Kurnia, S.Pd, dan dihadiri oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Kota Bekasi, Bpk, Drs, M. Boan.

Menurut Bpk H. Mumu Untung Kurnia, LKS adalah salah satu langkah untuk menyeleksi sekaligus mendapatkan siswa-siswi SMK terbaik dari Kota Bekasi untuk selanjutnya dibimbing lebih lanjut serta diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat Provinsi hingga Nasional. Lomba tersebut merupakan ajang untuk mengumpulkan perwakilan yang diadu dalam beberapa bidang lomba, diantaranya Teknik Komputer dan Jaringan, Animasi dan Multimedia serta Rekayasa Perangkat Lunak

“Kalau untuk lomba ini hanya beberapa siswa saja dari SMK yang ada di SMK Kota Bekasi, karena mereka adalah siswa-siswi terbaik dari sekolahnya. terlebih siswa dan guru pembimbing akan berkompetisi menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga nanti ketika LKS tingkat provinsi, Kota Bekasi mampu meraih hasil yang baik nantinya,” terangnya.

Ditambahkan Bpk H. Mumu Untung Kurnia, S.Pd, LKS SMK merupakan agenda rutin tiap tahun yang disiapkan sebagai panggung untuk menampilkan kemampuan dan keahlian tiap SMK se-Kota Bekasi untuk mewakili berlomba ditingkat provinsi. Lewat kompetisi ini, masing-masing SMK diharapkan saling tergugah untuk menciptakan inovasi dan terangsang kreativitasnya.

“Melalui LKS ini ketahuan SMK mana saja yang betul-betul produktif dan ungulan, sesuai dengan bidang yang kita lombakan,” pungkasnya.

Di sisi lain, acara tersebut dimeriahkan dengan beberapa tampilan siswa, seperti Tarian Siswa oleh siswi SMK Negeri 1 Kota Bekasi. (bowo)

Olimpiade Jaringan antar SMK TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) Nasional telah memasuki tahun ke-3. Kompetisi hasil kerjasama antara MikroTik dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini telah memasuki babak penyisihan regional Jabodetabek yang diadakan di Universitas Multimedia Nusantara,

Satu lagi prestasi diukir SMK Negeri 1 Kota Bekasi oleh peserta didik dari kompetensi keahlian Teknik Komputer Jaringan. SMK Negeri 1 Kota Bekasi berhasil mengirimkan wakil nya untuk ikut berkompetisi pada Lomba Kompetensi Siswa tingkat Provinsi tahun 2018 nanti.

Bekasi, 25 September 2018

Tim futsal putri lolos ke semifinal setelah sebelumnya menjadi juara grup dengan hasil pertandingan kalah 1-3 dari tim SMA K Penabur dan Menang 3-1 atas SMA MARTIA BHAKTI.

Page 1 of 2